Klub Peserta ISL Tahun depan Bakal Tumbang satu per satu di Tengah Jalan

Rabu, 28 September 2011

Keputusan PSSI menetapkan kompetisi mendatang diikuti oleh 24 tim, dinilai hanya merugikan klub-klub yang ada di Indonesia.

Para pemain serta klub yang tergabung di kompetisi berlabel Liga Super Indonesia (LSI) diperkirakan akan banyak yang berhenti di tengah jalan karena tak mampu mengikuti jalannya kompetisi yang sangat panjang.

"Saya kira kompetisi ini yang paling panjang di dunia. Bayangkan kalau 24 tim, berarti setiap klub harus bermain 46 pertandingan selama satu musim," kata Benny Dollo, mantan pelatih Persija Jakarta.

Pelatih yang akrab disapa Bendol ini menilai, hal itu akan menyulitkan klub terutama dari sisi finansial, karena pengeluaran akan membengkak. Apalagi klub saat ini dilarang menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Wajar banyak tim yang komplain. Sekarang klub tanpa dana APBD. Klub harus berjuang sendiri dengan kompetisi yang panjang. Berapa biaya yang harus dikeluarkan nanti? Bisa-bisa klub-klub rontok di tengah jalan," ungkap Bendol.

Bendol menambahkan, bahkan LSI yang terdiri dari 15 tim saja, para pemain sudah sangat capek. Apalagi sekarang.
Mantan pelatih Timnas itu meminta PSSI realitas saja dengan kondisi klub-kub yang ada saat ini sebagai pertimbangan sebelum menentukan keputusan.

"Ada APBD aja klub peserta LSI setengah mati mengurusnya. Apalagi tanpa APBD," papar Bendol. (tribunnews)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Dunia Suporter Indonesia © 2011 | Designed by for and